Ketakutan mencoba hal baru benar-benar nyata kala itu. "Susah", "Lama kelarnya", dan stigma-stigma negatif lainnya selalu terngiang. Namun ada satu momen di saat aku pasrah keputusan pembimbing. Sebetulnya bukan 100% pasrah, melainkan aku diberi pilihan. Karena tidak tahu mana yang lebih baik untukku, akhirnya aku balik bertanya pada beliau, "Kalau menurut dokter baiknya bagaimana ya?" Dan beliaupun menjawab,
Hiding A Thing 'till Forever
Hello, you there. I don't understand what's currently happening. One 'thing' between us. I hide that thing. And perhaps you too. We know, that we can't tell each other about it. 'Cause we're nothing. We keep wondering that someday, we can express that 'thing' in a good way. But that day will never come. I know it's hard.
Hina
Mereka hanya tak tahu saja. Tentang siapa aku sebenarnya. Segala puji dan puja. Segala sanjungan tanpa cela. Tidak, tidak seperti itu kenyataannya. Aku, hina. Mereka hanya tak tahu saja. Tentang dosaku yang tak terkira. Segala ungkapan kekaguman. Segala teriakan mengidolakan. Tidak, tidak seperti itu kenyataannya. Aku, hina. Mereka hanya tak tahu saja. Tentang jiwaku yang penuh kemunafikan. Segala
[A Dedication Post] Masa Bimbingan Astrocyte 2017
[A Dedication Post] Masa Bimbingan Astrocyte 2017
By bzahrinad
Sebuah tulisan yang beberapa hari lalu saya post di akun LINE, dengan tujuan menyemangati para panitia Masa Bimbingan Astrocyte 2017, Fornix. Rasanya ingin sekali me-repost di sini, et causa terlalu sayang dan bangga sama adik-adik Fornix. Well, here you are. *** Astrocyte (Yun. astron: bintang +kytos: sel) adalah salah satu jenis neuroglia, yang termasuk ke dalam makroglia. Ciri
[Kaleidoskop Preklinik #1] Semua Terasa Begitu Asing
Air mata tak mampu kubendung kala itu. Sore hari, menanti tibanya waktu berbuka puasa, di lantai dua rumah kami, aku dan Bunda tengah menyadari bahwa skenario Allah memang tak bisa ditebak. Seumur hidupku, tak pernah terbayangkan akan merantau meski hanya sedekat Solo, dua tiga jam dari Jogja. Mengapa harus merantau, jika di tanah kelahiran saja sudah ada universitas
Rumah Abadi
Ditulis dalam rangka mewakili kontingen Calvaria mengikuti lomba bidang sastra PORSENI FK UNS 2017. Panitia memberikan pilihan beberapa tema, dan aku memilih tema 'Rumah Kita'. Alhamdulillah, sempat masuk tiga besar terbaik, tapi pas final sayang sekali ga bisa nonton, dan ga tau akhirnya juara berapa hahaha. So this is it, selamat membaca! Rumah Abadi Oleh: Beladina Zahrina Dewi
Menjadi Pemeran Pendamping
Tak semua orang bisa menjadi pemeran utama dalam sebuah opera. Bukan karena ketidakmampuannya, melainkan ada banyak posisi—selain pemeran utama—yang harus diisi juga. Dalam hal ini, para pemeran pendampinglah yang menjadi kunci utama. Pemeran utama dan pemeran pendamping, saya rasa hanya masalah 'posisi main' saja. Jika sang pemeran utama posisinya di tengah depan, maka pemeran pendamping berada di belakang
Langganan:
Postingan
(
Atom
)
About me
Beladina Zahrina Dewi.
14 September 1996
Muslimah Doctor soon to be.
Follow me on social medias: @bzahrinad